Translate

Showing posts with label Universitas Jember. Show all posts
Showing posts with label Universitas Jember. Show all posts

Tuesday, December 20, 2016

Jajanan Kampus Universitas Jember (UNEJ)

Jajanan yang Sering Ditemui di Kampus Unej

Kampus Universitas Jember (Unej) merupakan salah satu kampus yang berlokasi hampir di ujung timur pulau Jawa. Sesuai dengan namanya kampus ini terletak di Jember, Jawa Timur. Bagi orang yang menjadi bagian dari kampus yang terakreditasi A ini, pasti kenal dengan jajanan-jajanan berikut ini.

1. Roti Goreng


Roti Goreng yang ada di kampus Unej memiliki rasa sama halnya roti goreng pada umumnya yaitu rasa yang manis dan sedikit legit. Memiliki ukuran seperti cakwe, roti goreng ini berharga Rp 500,- per buahnya. Penjual Roti Goreng biasanya mangkal di sekitar kampus Unej mulai dari Jalan Kalimantan, Jalan Jawa hingga Jalan Mastrip. Sebelum ada larangan mengenai jualan di dalam lingkungan Universitas Jember, penjual roti goreng biasanya mangkal dan berkeliling di dalam kampus Unej. Namun, untuk saat ini mereka sudah tidak berjualan di dalam kampus Unej tetapi masih bisa ditemui di sekitar kampus Unej (seperti yang disebutkan di atas). Penjual Roti Goreng ini menggunakan becak yang sudah dimodifikasi yang mana bagian depan telah diberi tambahan tempat yang berbentuk balok dengan berbahan kaca dalam setiap menjajakan jualannya. Para penjual roti goreng memproduksi dagangannya di waktu shubuh. Setelah memproduksi roti goreng, mereka biasanya langsung menjajakan dagangannya. Biasanya penjual roti goreng ini menggunakan klakson pencet/bel pencet (yang bunyinya toleet...toleet....). Untuk tempat produksinya sendiri bertempat di Jalan Jawa 7 (timur kampus Unej). Salah satu lokasi yang paling mudah untuk menemui penjual roti goreng ini yaitu di Double Way Unej. 

2. Cilok

https://popcash.net/home/56215

Meski cilok bukan makanan asli dari Jember, namun makanan yang terbuat dari aci (tapioka/tepung singkong) ini telah menjamur di wilayah Jember termasuk di antaranya adalah kawasan kampus Unej. Sehingga ketika berkunjung ke kawasan kampus Unej, dengan mudahnya Anda bisa temukan penjual cilok ini. Nah, cilok yang sering dijual di kampus Unej tidak hanya berupa pentol saja tetapi juga ada pentol goreng dan tahu (dalamnya diisi aci). Penjual cilok juga menyediakan beberapa sambal seperti sambal kacang, saos, sambal pedas dan kecap. Selain itu, tidak hanya disajikan dengan bungkus plastik, beberapa penjual cilok juga menyajikannya dengan mangkok. Hal ini memudahkan bagi penikmat cilok yang menginginkan untuk menikmati cilok  di tempat. 

Brand cilok yang terkenal di kampus Unej seperti Cilok Edy dan Cilok Rahmat. Pada dasarnya kedua brand tersebut memiliki kualitas cilok yang sama sehingga tidak perlu khawatir untuk memilih cilok mana yang harus dibeli. Untuk Penjual Cilok Rahmat biasanya mangkal di depan Gedung PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) sedangkan Cilok Edy ada yang mangkal di depan Gedung DPRD Jember dan terkadang ada yang di depan Double Way.Untuk harga ciloknya, para pembeli terserah mau beli berapa. 

https://popcash.net/register/56215


3. Keripik Singkong

https://popcash.net/register/56215Keripik singkong menjadi makanan ringan yang murah meriah dan banyak dinikmati oleh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di kampus Unej. Hampir di setiap jalan yang mengelilingi kampus Unej ini, pasti ditemukan penjual keripik singkong bersama gerobaknya. Mereka menjual keripik singkong dengan beberapa rasa seperti asin, manis dan pedas. Selain itu, biasanya mereka juga menjual keripik lainnya seperti keripik kentang dan keripik talas di gerobaknya. Untuk harga keripik singkong dan keripik kentang sebesar Rp 3000,- tiap onsnya. Sedangkan untuk keripik talas sebesar Rp 4000,- per onsnya. Bagi penulis sendiri, keripik singkong yang paling enak itu yang biasanya menjual dagangannya di depan toko Rindang (jalan kalimantan) dan depan gerbang ekonomi (jalan jawa). Namun, jika ingin mendapatkan keripik singkong yang lebih banyak, Anda bisa membeli di penjual keripik singkong samping Indomaret Jalan Jawa. Dengan harga yang sama dengan keripik singkong lainnya, penjual keripik singkong samping Indomaret tersebut akan memberikan keripik singkong yang jauh lebih banyak. Biasanya para penjual keripik singong berjualan ketika sore hingga malam hari.


4. Es Doger

https://popcash.net/home/56215https://popcash.net/register/56215Es Doger merupakan hidangan minuman yang berasal dari Cirebon, namun sering ditemui di kota-kota besar Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Malang dan Surabaya. Es Doger yang biasanya dibuat dari kelapa, pacar cina, cincau hitam, tapai, ketan hitam, alpukat, susu dan sirup ini juga mudah ditemui di kawasan kampus Unej. Es Doger yang biasanya ditemui di kampus Unej ini biasanya bertuliskan angka 88 di gerobaknya. Dengan harga Rp 4000,-, Anda bisa menikmati kenikmatan es doger 88. Es Doger 88 disajikan dengan wadah cup plastik berukuran sedang.


5. Gorengan

https://popcash.net/register/56215

Sudah bukan rahasia jika gorengan merupakan makanan ringan yang populer di Indonesia. Gorengan sendiri merupakan berbagai jenis makanan yang dicelup adonan tepung dan kemudian di goreng di dalam minyak goreng. Di sekitar kampus Unej dengan mudah bisa ditemukan para penjual gorengan baik yang menggunakan gerobak, pikulan atau yang menetap di warung-warung. Berbagai macam gorengan seperti tempe goreng, pisang goreng, tahu isi, bakwan (bala-bala, hongkong), tapai goreng, ubi goreng, singkong goreng dan lain-lain bisa ditjumpai di pinggir-pinggir jalan sekitar kampus Unej.


Silakan ditambahi di kolom komentar jika masih kurang

Wednesday, November 2, 2016

Final Duta Kampus 2 Universitas Jember


Grand Final Duta Kampus Universitas Jember

Final Pemilihan Duta Kampus Universitas Jember kembali digelar pada 1 November 2016 bertempat di Gedung Soetardjo, Universitas Jember. Ajang pemilihan Duta Kampus ini memasuki periode kedua setelah pada periode pertama yang berlangsung pada tahun 2014 berhasil meobatkan Vandi Purbantoro (FKIP) dan Annisa Zahra (Faperta). Pada Pemilihan Duta Kampus Universitas Jember tahun 2016 ini terpilih sebagai Duta Kampus yaitu Calista Putri Shavira, mahasiswi dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan Teddy Bramantya, mahasiswa Fakultas Hukum (FH), Universitas Jember. Calista dan Teddy berhasil memperoleh nilai tertinggi dari lima orang juri, termasuk diantaranya adalah juri kehormatan yang terdiri dari Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan, Wakil Rektor I, Zulfikar dan Ibu Rektor Universitas Jember. Oleh karena keberhasilan Calista dan Teddy menjadi juara pertama di Malam Grand Final Pemilihan Duta Kampus Universitas Jember tersebut maka mereka berdua menggantikan Annisa Zahra (Fakultas Pertanian) dan Vandi Purbantoro (FKIP) yang telah melaksanakan tugas sebagai pasangan Duta Kampus Universitas Jember semenjak tahun 2014.

Berikut cuplikan berita dari website resmi Universitas Jember, http://unej.ac.id
Ditemui seusai acara, Calista tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya, pasalnya mahasiswi jurusan Sastra Inggris tahun 2015 ini tidak menyangka bakal menjadi Duta Kampus 2016. “Ini kali pertama saya ikut dalam kegiatan seperti ini, itu pun atas saran Mama, nggak nyangka jika saya yang terpilih, alhamdulillah,” ujar Calista di tengah-tengah para pendukungnya. Calista sendiri sebenarnya menjagokan wakil FISIP sebagai Duta Kampus karena dinilai lebih berpengalaman dan menguasai materi lebih baik dari dia.
Calista sendiri sudah menyiapkan program sebagai seorang Duta Kampus, salah satunya adalah mempromosikan kampus Tegalboto ke luar negeri melalui jaringan yang dimilikinya. “Saya akan mempromosikan Universitas Jember kepada kawan-kawan di luar negeri, agar mereka tahu seperti apa Universitas Jember itu,” kata penyuka jurnalistik yang aktif di English Departement Student Association (EDSA), Association of Youth Preventing English Illiteracy, dan juga Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris. Senada dengan Calista, Teddy yang terpilih sebagai mahasiswa Duta Kampus Universitas Jember juga sempat tidak percaya saat selempang bertuliskan Duta Kampus disampirkan di bahunya. Mahasiswa asal Banyuwangi ini bersyukur mendapatkan amanah yang akan diembannya hingga dua tahun ke depan. “Saya ingin lebih banyak orang yang mengenal kampus Tegalboto. Selama ini masih ada yang bertanya apa dan bagaimana Universitas Jember itu? Padahal prestasi kita sudah mendunia,” tutur Teddy yang juga suka bernyanyi ini.
https://popcash.net/home/56215
Sedikit berbeda dengan Calista, Teddy ternyata telah memiliki pengalaman di berbagai ajang kegiatan pemilihan seperti Duta Kampus. Di tahun 2012 semasa duduk di bangku SMA, Teddy terpilih sebagai Putra Putri SMAN 1 Giri Banyuwangi, sedangkan di ajang Jebeng-Thulik Banyuwangi tahun 2014 lalu, Teddy memperoleh predikat Thulik Persahabatan. “Selama mengikuti proses pemilihan Duta Kampus, saya banyak mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang sangat bermanfaat,” urai Juara Harapan II Bintang Hemaviton se-Tapal Kuda ini.
Sebelumnya, dalam laporannya, Agung Purwanto selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Kampus dimulai semenjak bulan Juli, dimulai dengan proses pendaftaran yang dilanjutkan dengan seleksi administrasi, tes tulis, dan tes wawancara. Para peserta berjumlah 40 mahasiswa dan 42 mahasiswi, yang kemudian diseleksi hingga tersisa 10 pasang. “Sebelum tampil di Grand Final, mereka digembleng melalui pendalaman materi dan kunjungan ke beberapa lembaga seperti RTMC Polda Jatim, JTV dan Pusat Pelatihan Safety Riding Honda MPM Motor,” kata Agung yang juga Kepala Humas dan Protokol ini.
Sementara itu dalam sambutannya, Rektor Universitas Jember bangga atas kiprah seluruh finalis Duta Kampus Universitas Jember 2016. Mereka diharapkan bakal menjadi duta kampus Tegalboto yang membawa nama baik Universitas Jember dalam berbagai kesempatan dan kegiatan. “Selama dua tahun ini, saya merasakan bagaimana Duta Kampus 2014 memberikan kontribusi yang signifikan bagi lembaga,” jelas Moh. Hasan. Para finalis Duta Kampus akan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di Universitas Jember, termasuk melakukan promosi di luar negeri.

Berikut Para Pemenang Duta Kampus Universitas Jember 2016 ;

Juara Favorit : Frenza Fairuz (FKIP) & Fiqih Zahra (FKIP)
https://popcash.net/register/56215

Juara III : Frenza Fairuz (FKIP) & Zahra Amalia Achsani (Fakultas Teknik)
https://popcash.net/home/56215
 
Juara II : Nuris Fatahillah (FKIP) & Bunga Rafillia Salsabila (FISIP)
https://popcash.net/home/56215
 
Juara I : Teddy Bramantya (Fakultas Hukum) & Calista Putri Shavira (Fakultas Ilmu Budaya)
https://popcash.net/home/56215

Juara I, masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar 3 juta rupiah, sementara juara II dan III mendapatkan uang pembinaan sebesar 2,5 juta rupiah dan 2 juta rupiah. 

Berikut adalahh video Grand Final Pemilihan Duta Kampus 2 Universitas Jember

 


Sunday, November 8, 2015

Taman Obat Herbal di Wahana Edukasi Tanaman Obat Unej

HERBAL MEDICINE UNIVERSITAS JEMBER

Berwisata sambil belajar di Wahana Edukasi Tanaman Obat (WETO)
Pintu Gerbang WETO UNEJ
Salah satu terobosan Universitas Jember (UNEJ) dalam berkontribusi positif bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia yaitu dengan menghadirkan Wahana Edukasi Tanaman Obat (WETO). 
WETO sendiri bisa menjadi alternatif destinasi wisata bagi keluarga. Hal ini dikarenakan, selain bisa refreshing atau jalan-jalan, di WETO juga bisa belajar untuk mengenal tanaman herbal nusantara. Apalagi Indonesia kaya akan tanaman obat, bahkan Indonesia memiliki sekitar 10% tanaman obat yang ada di dunia. Jadi dengan berkunjung ke Wahana Edukasi Tanaman Obat ini, pengunjung bisa menambah wawasan dan ilmu tentang tanaman obat. Ketika memasuki pintu gerbang WETO akan nampak  hamparan taman yang ditata dengan begitu indah yang disertai dengan bentuk-bentuk unik menjadi penyejuk pandangan mata. Siapa pikir jika, taman yang ditata begitu apik tersebut merupakan tanaman obat herbal. Wahana Edukasi Tanaman Obat (WETO) yang diharapkan bisa memberikan pembelajaran tentang segala aspek tanaman obat, juga tetap memperhatikan keserasian dan kelestarian kebun.
Taman Tanaman Obat WETO UNEJ
 
Universitas Jember dalam mengembangkan dan membudidayakan tanaman obat herbal (herbal medicine) nusantara yaitu dengan mendirikan Wahana Edukasi Tanaman Obat Universitas Jember yang menjadi salah satu upaya pengabdian kepada masyarakat. WETO juga menjadi wisata edukasi bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal dan memahami berbagai macam tanaman herbal yang ada di Indonesia. WETO yang berlokasi di Agrotechnopark Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember ini memiliki sekitar 200 jenis tanaman obat yang tumbuh di lahan seluas satu hektar. Keberagaman tanaman yang ada di kawasan WETO sendiri, menjadikan WETO digadang-gadang sebagai salah satu etalase tanaman obat nusantara yang dikembangkan dan dikelola oleh Universitas Jember. Selain menjadi sarana wisata dan edukasi, WETO juga menjadi sarana yang mendukung penelitian dari berbagai disiplin ilmu yang ada di Kampus Universitas Jember itu.
Wahana-Wahana di WETO UNEJ

WETO sebagai wahana wisata sekaligus edukasi tanaman obat herbal bisa menjadi pilihan liburan bagi orang tua dan pengajar untuk mengajak putra-putri dan siswa-siswa mereka untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman obat nusantara. WETO tentu memfasilitasi pengunjung untuk mengenal lebih jauh tanaman obat herbal. Di WETO telah tersedia papan nama dan keterangan mengenai setiap tanaman yang ada di kawasan tersebut, sehingga memudahkan pengunjung untuk memahami identitas tanaman tersebut. Setiap tanaman yang tumbuh di WETO memiliki khasiat yang beragam oleh karena itu terdapat juga penjelasan mengenai khasiat atau manfaat dari tanaman-tanaman obat yang telah tersedia di papan nama. Perlu diketahui bahwa obat herbal yang berasal dari tanaman obat biasanya memiliki manfaat yang jauh lebih beragam daripada obat konvensional/kimia. Oleh arena itu, pemandu yang berasal dari kalangan mahasiswa dengan keramah-tamahannya siap membantu pengunjung untuk berkeliling di WETO. 

Area dengan luas satu hektar ini juga dilengkapi dengan playground atau arena permainan bagi anak-anak dan galeri pameran produk pemanfaatan tanaman obat herbal yang terdapat di gedung rimpang yang memiliki bentuk seperti akar tanaman jahe.
Pintu Masuk Gedung Rimpang

Tempat lain yang ada di WETO ini yaitu green house yang menjadi etalase bagi persilangan tanaman bunga anggrek dan etalase tanaman obat. Jadi di sini pengunjung bisa melihat berbagai jenis tanaman bunga anggrek. Selain itu juga terdapat area Cafe dan Resto herbal yang menghadirkan sajian makanan dan minuman yang sehat dan tidak lepas dari yang namanya herbal. Area Gazebo dan aula outdoor bisa digunakan untuk sekadar bersantai sejenak sambil menikmati indahnya WETO ini. 
Berikut peta dan denah lokasi WETO (Wahana Edukasi Tanaman Obat) Universitas Jember yang berlokasi Agrotechnopark Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.